Inilah Penyebab dari Leukimia yang Sebaiknya Anda Pahami

tips kesehatanBicara mengenai kanker memang tidak akan ada habisnya. Dalam hal ini ada banyak sekali jenis kanker yang ada dan salah satunya yaitu kanker darah. Kanker darah atau yang dikenal juga dengan leukimia merupakan sebuah penyakit yang mana adanya ketidaknormalan pertumbuhan sel darah pada tubuh. Disini, tubuh akan memproduksi sel darah putih secara berlebihan sehingga dalam aliran darah, jumlah sel darah putih tidaklah normal dalam artian sangat berlebih. Jumlah sel darah putih yang sangat berlebih ini tentu saja akan mengganggu sel darah merah yang ada di dalam tubuh sehingga tubuh pun akan mengalami berbagai masalah. Para penderita leukimia biasanya akan sangat rentan dengan pendarahan, memar hingga infeksi.

Kemudian, apakah penyebab dari penyakit leukimia ini? Ada beberapa hal yang menyebabkan leukimia dapat diderita oleh seseorang.

  1. Kelainan kromosom

Penyebab pertama yang cukup sering terjadi ialah karena adanya kelainan kromosom pada tubuh si penderita. Kelainan kromosom ini jelaslah menyebabkan tubuh akan memproduksi sel darah putih secara berlebihan hingga membuat tubuhnya menjadi tidak normal.

  1. Paparan polusi

Selain itu, seseorang yang terpapar polusi secara terus-menerus pun bisa menyebabkan leukimia. Kandungan berbahaya dalam polusi ini bisa menyebabkan tubuh bisa memproduksi sel darah putih sebagai tameng secara berlebihan.

  1. Paparan radiasi

Bukan hanya itu saja, paparan radiasi pun bisa menyebabkan leukimia. Dalam hal ini radiasi yang didapatkan seseorang bisa saja membuat tubuh memiliki kelainan-kelainan dan salah satunya yaitu tubuh akan memproduksi sel darah putih secara berlebih.

  1. Merokok

Merokok memang kebiasaan yang sangat buruk dan tentu saja tidak baik untuk kesehatan. Selain berbahaya bagi kesehatan paru-paru, ternyata merokok pun termasuk dalam penyebab dari kanker darah ini.

Jadi, setidaknya ada empat hal yang menjadi penyebab utama mengapa seseorang bisa menderita leukimia. Untuk penanganannya sendiri, biasanya para penderita disarankan lakukan kemoterapi yang bertujuan untuk mengurangi jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh pasien. Selain itu, penanganan lainnya yaitu dengan cara transplantasi sumsum tulang.

Related posts:

admin