Penyebab Katarak di Indonesia

penyebab katarakMata adalah jendela dunia, mata digunakan membaca dan mendukung aktivitas lain. mata merupakan indera penglihatan yang sangat penting. Mata dapat mengalami kelainan yang apabila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan kebutaan. Salah satu kelainan pada mata yang paling utama dapat menyebabkan kebutaan adalah katarak. Penyebab katarak adalah beragam faktor, bisa karena genetik maupun lingkungan. Apabila mempunyai sejarah keluarga yang positif terkena katarak, maka kemungkinan dapat diturunkan. Kemudian faktor usia juga ikut mempengaruhi, semakin bertambahnya usia akan terjadi proses degenerasi yang dapat menyebabkan risiko terkena katarak semakin besar. Selain itu katarak dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol, sering terkena asap rokok dan sering terkena paparan sinar UV.

Faktor yang Dapat Menjadi Penyebab Katarak

Menurut WHO terdapat empat puluh lima juta penderita kebutaan di dunia. Sementara satu per tiganya terdapat di Asia Tenggara. Dapat diperkirakan 12 orang menjadi buta setiap menit di dunia, sementara 4 diantaranya terdapat di Asia Tenggara. Sedangkan di Indonesia sendiri diperkirakan terdapat satu orang yang menjadi buta dalam setiap menit. Gejala pada katarak yaitu tanpa diiringi dengan rasa nyeri atau sakit. Gejala-gejala yang dapat muncul apabila terkena katarak yaitu sensitivitas kontras pada penderita berkurang, penderita akan mempunyai penglihatan yang buram dan ketajaman penglihatan berkurang sehingga warna bayangan, kontur dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak. Penyebab katarak dapat dihindari sejak dini dengan mengkonsumsi pola makan yang sehat dan juga pola hidup yang sehat.

Penyembuhan penyakit katarak dapat dilakukan dengan jalan pembedahan atau operasi. Teknik pembedahan yang dapat dilakukan untuk operasi katarak ada tiga macam yaitu ekstraksi katarak intrakapsular (EKIK), ekstraksi katarak ekstrakapsuler (ekek) dan fakoemulsifikasi. Fakoemulsifikasi merupakan penemuan baru dari metode EKEK. Metode operasi ini memungkinkan pengambilan lensa mata melalui insisi yang lebih kecil yaitu dapat dengan menggunakan alat ultrason frekuensi tinggi. Penggunaan alat dengan frekuensi tinggi ini untuk memecah nucleus dan korteks lensa menjadi partikel kecil yang dapat memberikan irigasi kontinus. Demikian hal-hal mengenai penyebab katarak, semoga bermanfaat.

Related posts:

admin