Wisata Pulau Bawean Dan Budaya Masyarakatnya

wisata pulau baweanBerkunjung ke pulau bawean tentu tidak akan puas jika hanya dilakukan 1 hari saja, karena tidak akan lengkap jika tidak mengunjungi berbagai keunikan yang ada pada berbagai obyek wisata di pulau bawean ini. Hanya dengan memiliki luas wilayah sekitar 194,11 kmĀ² pulau ini memiliki berbagai destinasi dengan wisata pulau bawean yang menakjubkan. Selain itu pulau bawean juga menyuguhkan berbagai keunikan dari penduduknya begitu juga dengan budayanya. Namun jangan salah sangka dahulu, mereka merupakan penduduk yang maju dan tidak primitif seperti pemikiran kebanyakan masyarakat luar. Bahkan mungkin lebih maju dari beberapa daerah kepulauan lainnya. Namun mereka tetap berpegang teguh pada budaya yang merupakan warisan leluhur mereka.

Wisata pulau bawean dan kebiasaan penduduknya.

Kebiasaan penduduk pulau bawean yang pertama adalah nongkrong atau bercengkerama dengan warga tetangga di dhurung yang merupakan bangunan mirip gazebo yang diletakkan di depan rumah. Karena itulah tidak ditemukan kafe atau warung-warung kopi sebab sebagian masyarakatnya memiliki dhurung. Dhurung tradisional merupakan tempat lumbung padi di bagian atapnya, namun sekarang jumlahnya tidak terlalu banyak lagi. Wisata pulau bawean pada penduduknya memiliki kebiasaan menabur uang koin didepan rumah yang dilakukan pada siang hari untuk selamatan rumah. Kemudian nyoon yang merupakan aktivitas mengangkut barang-barang diatas kepala yang hanya dilakukan oleh kaum wanita sebagai mata pencaharian tambahan mereka.

Kebiasaan masyarakat pulau bawean yang lainnya adalah mengantar kerabat yang akan merantau ke luar pulau. Akan tetapi mereka akan diantar oleh orang sekampung, tentu hal ini akan menjadi kenangan tersendiri bagi yang ingin merantau karena diantar oleh orang banyak. Dan pada saat kita saat melakukan wisata pulau bawean maka kita akan melihat bahwa masyarakat pulau bawean pada hari-hari tertentu selalu menggunakan baju kurung untuk wanitanya dan baju koko melayu dengan warna meriah untuk prianya. Hak ini dikarenakan adanya ikatan secara emosional dengan negara Malaysia dan Singapura yang terjalin sejak dahulu. Nah demikian kiranya sedikit informasi tentang budaya di pulau bawean. Semoga bermanfaat.

Related posts:

admin